Penolakan Gerindra terhadap pencalonan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018 mendatang terus menyeruak. Sejumlah elite Gerindra masih ogah menerima etika politik Kang Emil-sapaannya-, yang dicap tak tahu berterima kasih.
Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua DPP Gerindra, Sodik Mujadid.
"Ya bayangkan, orang yang dulunya, mencari dukungan dari Gerindra kemudian kita dukung, setelah dukung untuk mengatakan jadi kader saja tidak mau," ujar Sodik di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.
Tidak hanya itu, lanjut Sodik, alumnus ITB Bandung itu juga tidak menunjukkan etika yang baik kepada Gerindra. Padahal, selama Kang Emil memimpin, Gerindra tidak pernah merongrong dan tidak meminta imbalan.
"Kami tidak pernah menganggu, merongrong, kasarnya 1 rupiah pun kami tidak pernah meminta. Tapi kemudian karena ada masalah lain, dia meninggalkan Gerindra," kata Sodik.
"Saya kira itu satu etika yang tidak bagus. Ini yang kami tidak ingin. Kepada partai manapun jangan sampai ada orang semacam itu," sambung wakil ketua Komisi VIII DPR
Sodik bahkan menyebut ulah yang dipertontonkan Ridwan Kamil kepada Gerindra sebagai tingkah anak yang nakal pada orang tua. "Anak nakal ya kira-kira gitu," pungkasnya
0 Response to "Gerindra Masih Sakit Hati dengan Ridwan Kamil , Namun Inilah Yang Terjadi ..... ????"
Posting Komentar